Freelance is Not Really Free

Freelance is Not Really Free

Fenomena pertumbuhan jumlah pekerja lepas bukan karena minat tenaga kerja. Sejak pasar tenaga fleksibel masuk ke Indonesia pada awal 2000, sistem ini memang dengan sengaja menciptakan iklim kerja fleksibel yang menghasilkan proyek-proyek kerja fleksibel (gig) yang juga menuntut pekerja berstatus fleksibel / lepas. Pada realitanya, pekerja lepas ini tak benar-benar lepas dalam arti independen. Pekerja lepas tetap saja menghadapi kondisi kerentanan (precariat) yang muncul sebagai dampak dari sistem pasar fleksibel ini.

Leave a Reply